0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Tips Agar Kamu Bisa Mengendalikan Marah

Marah merupakan salah satu ekspresi ketika kamu merasa kesal dengan seseorang atau keadaan. Hal ini sangatlah lumrah, karena memang manusia diberikan nafsu oleh Allah. tapi tidak semua orang dapat mengolahnya dengan baik.

Hal ini bisa dipengaruhi oleh pengalaman pribadi orang tersebut. maka dari itu, ada orang yang bisa memperlihatkan marah nya ada juga yang tidak bisa. Marah ini lebih baik dikeluarkan supaya tidak ada rasa kesal atau benci dalam jangka waktu yang lama. Karena jika begitu, maka akan mengganggu aktivitas dan kesehatan kamu.

Meskipun sebaiknya dikeluarkan, namun kamu jangan marah sembarangan. Sebab itu juga tidak akan baik. Ini dia tips agar kamu dapat mengendalikan marah sesuai dengan kondisi.

Pertanyaan jitu kendalikan amarah

Pertanyaan ini harus kamu tanyakan kepada diri sendiri. Agar hal ini bisa meredam amarah kamu. Meskipun ini bukan ujian, tapi kamu harus menjawabnya dengan sungguh-sungguh ya!

1. Apa yang membuat kamu kesal?

Mungkin kebanyakan dari kamu akan kesal jika hal yang tidak disukai malah dilakukan oleh orang lain di depan kita. Misalnya kamu tidak suka ada orang yang meludah di depan atau di samping kamu. Tapi tiba-tiba ada orang yang melakukan itu. Masih mending jika memang orang itu tidak tahu bahwa kamu tidak menyukai hal itu. Mungkin kamu juga akan memaklumi nya. Tapi bagaimana jika itu adalah teman kita, yang sudah tahu hal tersebut? apakah kita perlu memarahinya karena kesal? Coba kamu pikir apa yang perlu kamu lakukan.

2. Siapa yang membuat kamu kesal?

Setiap orang mungkin mempunyai standar kesal dan marahnya masing-masing. Ada orang yang memang memperhatikan sekali hal-hal kecil. Tapi ada juga yang cuek, dan tidak peduli dengan hal itu. Ada orang yang baperan. Ada juga orang yang bodo amat dengan semua tindakan orang lain kepadanya. Nah kamu tipe orang yang seperti apa sih?

Kalau kamu tipe orang yang memperhatikan hal-hal yang kecil, coba kamu jelaskan kepada teman-teman atau sahabat kamu. Supaya mereka tidak melakukan hal itu di depan kamu. Jika pun mereka melakukan hal itu, mungkin mereka lupa. Dan cukup ingatkan saja. tidak perlu memarahinya. Apalagi jika kamu tidak memberi tahu mereka apa yag membuat kamu kesal. Tapi tiba-tiba kamu memarahinya. Aku yakin, kamu tidak akan ada yang menemani kalau bersikap seperti itu.

Nah jika kamu orang yang cuek dengan hal-hal kecil, maka kamu punya kelebihan nih, yaitu tidak baperan ketika orang lain melakukan kesalahan. Bahkan mungkin kamu tidak akan menyadarinya. Jadi kamu tidak akan memikirkan hal-hal yang tidak perlu dipikirkan. Tapi kerugiannya adalah kamu tidak akan tahu atau tidak peka dengan permasalahan yang terjadi di lingkungan kamu.

3. Apakah kamu perlu memarahinya?

Pertanyaan ke empat yang perlu kamu Tanya kepada diri kamu adalah “apakah kamu perlu memarahinya?” pertanyaan ini sangatlah penting karena kamu harus mengetahui sifat seseorang. Kalau kamu memarahi seseorang yang baperan, maka jangan ditanya lagi orang itu akan marah balik pada kamu. Atau dia akan merasa sakit hati karena sudah kamu marahi. Tapi kalau kamu tidak memarahinya, dan mungkin bicara baik-baik kepada dia tentang kesalahan yang sudah diperbuatnya. Perkataan kamu akan diterima dan dia juga akan introfeksi diri. Sehingga kamu membantu dia menjadi lebih baik. Jadi jangan lupa ya pertanyaan ini!

4. Bagaimana keadaan saat itu?

Kalau keadannya sedang banyak orang, dan kamu sudah merasa kesal sampai diujung ubun-ubun. Maka tolong, jangan kamu keluarkan marah yang sudah di ujung itu. Karena kalau kamu mengeluarkannya, saat  itu juga akan membuat dia tersakiti harga dirinya. Pilihlah keadaan ketika dia sedang sendiri, agar dia tidak malu dan dia bisa menerima saran dan kesalahannya.

5. Kamu bisa berpikir logis?

Meskipun terkadang ketika marah sedang berada dipuncaknya kamu akan sulit untuk berpikir logis. Karena yang ada hanyalah perasaan marah, dan ingin segera mengeluarkannya. Nah kamu harus bisa mencari celah agar marah kamu menurun dan pikiran kamu tenang. Setelah itu terjadi maka kamu bisa berpikir logis. Apakah dia benar-benar melakukan kesalahan, atau hanya perspektif diri kita saja yang menganggap itu salah. Nah setelah kamu dapat jawabannya, maka kamu tentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Nah itu dia, tips yang bisa kamu lakukan ketika marah. Jangan sampai kamu marah juga karena hal-hal yang tidak ada pengaruhnya sama hidup kamu. Kan buang-buang waktu, tenaga dan pikiran. Daripada kamu marah, lebih baik maafkan dia yang sudah melakukan kesalahan. Karena itu akan jauh lebih baik. Dan pikiran kamu tidak akan tertekan, sehingga kamu akan lebih bahagia. Untuk apa kita hidup, jika kita mudah marah dan menganggap semua yang dilakukan orang lain itu salah. Mungkin yang salah itu bukan mereka, tapi pandangan kita yang kurang tepat.