0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Shalat Musafir – Muhammad Saiyid Mahadhir, Lc., MA

Shalat Musafir Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Shalat yang menarik dan buku yang banyak di cari. Pengertian shalat dari bahasa Arab As-sholah, sholat menurut Bahasa / Etimologi berarti Do‟a dan secara terminology/istilah, para ahli fiqh mengartikan secara lahir dan hakiki.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan pada-Nya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjuk- Nya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du,

Ibnu Manzhur dalam kamus Lisan Al-Arab menjelaskan bahwa safar itu berarti lawan dari kata hadhar (hadir), maka bisa disimpulkan bahwa lawan dari kata hadir adalah tidak hadir, tidak hadir maksudnya adalah tidak ada disuatu tempat, dan besar kemungkin karena dia pergi ketempat yang lain, setelah dia pergi pada waktunya dia akan kembali, setelah dia kembali dari perginya barulah dia hadir. Syaikh Zainuddin Ahmad bin Abdul Aziz Al-Malibari, dalam kitabnya Fath Al-Mu’in, menuliskan: Maka musafir tetap tergolong orang yang wajib mengerjakan shalat, jangankan musafir mereka yang secara fisik dalam keadaan sakit saja tetap wajib melaksanakan shalat.

Tidak dipungkiri bahwa perkara shalat mejadi pembahasan yang terpenting dalam bab ibadah secara umum, para ulama bahkan beribu halaman dan berjilid-jilid menuliskan perkara ini dalam rangka menjelaskan sejelas-jelasnya kepada ummat Islam, termasuk diantara penjelasan tersebut adalah penjelasan perihal shalatnya orang yang sedang bermusafir.

Dalam bab shalat ternyata musafir (sedang dalam kondisi perjalanan) bukanlah menjadi sebab bagi seseorang untuk tidak shalat, walaupun semua orang juga tahu bahwa kadang kala perjalanan yang dilukan tidak begitu nyaman, atau bahkan menyusahkan, apapun itu yang jelas shalat tetap wajib dikerjakan. Buku kecil ini berbicara tentang beberapa opsi yang bisa dilakukan oleh musafir agar shalat tetap bisa dilaksanakan selama dalam perjalanan (musafir), yaitu: (1) Menjamak dan meng-qashar shalat, (2) Shalat di atas kendaraan dan (3) Shalat untuk menghormati waktu (lihurmatil waqti).

Shalat Musafir – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Shalat Musafir Link Download