0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Serba-serbi Sujud Sahwi – Maharati Marfuah, Lc

Serba-serbi Sujud Sahwi Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Shalat yang menarik dan buku yang banyak di cari. Pengertian shalat dari bahasa Arab As-sholah, sholat menurut Bahasa / Etimologi berarti Do‟a dan secara terminology/istilah, para ahli fiqh mengartikan secara lahir dan hakiki.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan pada-Nya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjuk- Nya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du,

Disebutkan dalam beberapa hadits bahwa setan mengganggu anak Adam ketika melakukan shalat, sehingga saat shalat konsentrasinya hilang dan menyebabkan lupa gerakan shalat atau ragu dalam jumlah rakaat.Sahwi merupakan kata serapan dari bahasa arab yang artinya lupa atau lalai. Sedangkan sujud sahwi menurut para ahli fiqih adalah sujud yang dilakukan diakhir shalat atau setelahnya karena adanya kekurangan, baik dengan meninggalkan apa yang diperintahkan atau mengerjakan apa yang dilarang tanpa sengaja.

Terdapat perbedaan diantara para ulama tentang hukum sujud sahwi. Umumnya para ulama memang berpendapat hukumnya sunnah, namun ada juga yang berpendapat wajib dalam kasus-kasus tertentu.

1. Sunnah

Mayoritas ulama diantaranya mazhab Maliki, Syafi’i dan satu riwayat dari mazhab Hanbali mengatakan bahwa hukum sujud sahwi adalah sunnah dan bukan wajib. Dasar pendapat mereka mengatakan hukumnya sunnah adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri : “Apabila kalian ragu dalam (jumlah bilangan rakaat) shalat, maka tinggalkan keraguan dan pastikan di atas keyakinan. Bila sudah selesai shalat, sujudlah dua kali. Kalau ternyata rakaat shalatnya sudah lengkap, maka rakaat dan dua sujud (sahwi)-nya itu menjadi nafilah (ibadah tambahan), sedangkan kalau shalatnya kurang dan menjadi lengkap dengan tambahan satu rakaat, maka sujud sahwi sebagai pengecoh bagi setan. “

2. Wajib

Sedangkan pendapat yang mengatakan bahwa sujud sahwi itu hukumnya wajib antara lain dikatakan oleh mazhab Hanafi dan sebagian pendapat mazhab Hanbali yang muktamad. Dalam hal ini ada sedikit catatan dalam mazhab Hanbali, bahwa sujud sahwi yang wajib itu adalah apabila seseorang melakukan sesuatu yang sekiranya akan membatalkan shalatnya secara sengaja, seperti mengurangi atau menambah sujud secara sengaja. Atau meninggalkan sesuatu yang wajib dari shalat karena lupa, seperti tidak membaca tasbih ketika ruku’ atau sujud. Atau adanya keraguan dalam shalatnya atau mengucapkan kalimat diluar bacaan shalat baik karena lupa atau sengaja.

Serba-serbi Sujud Sahwi – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Serba-serbi Sujud Sahwi Link Download