0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Saat Tradisi Menjadi Dalil – LL.B., LL.M

Saat Tradisi Menjadi Dalil Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Ushul Fiqih yang menarik dan buku yang banyak di cari. Kata ushul fiqh adalah kata ganda yang terdiri dari kata “ushul” dan kata “fiqh”. Secara etimologi berarti “paham yang mendalam” kata ini muncul sebanyak 20 kali dalam Al-qur’an dengan arti pahan itu.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan padaNya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjukNya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, shahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du.

Perkembangan zaman mengantarkan manusia kepada perubahan, pembaharuan, improvisasi, bahkan perombakan kepada sesuatu yang mungkin tidak dianggap relevan lagi untuk terus dilakukan. Namun pada tatanan kehidupan masyarakat, kadangkala ada rutinitas atau kebiasaan bersama yang merupakan hasil cipta dari nenek moyang, lalu diwariskan kepada kita hingga saat ini.

Hal inilah yang kemudian dikenal sebagai adat dalam masyarakat. Islam tentunya mempunyai points of view tersendiri dalam menanggapi adat yang berlaku dalam masyarakat. terlebih jika ternyata adat tersebut terkait dengan ritual dan tata cara, yang dalam hal ini akan sedikit banyak bersinggungan dengan konten terbesar dalam segmen Islam yaitu Fiqih. Menarik untuk dikaji, bahwa ternyata dalam literasi lama para ulama telah membahas detail tentang posisi adat masyarakat dalam pandangan syariat.

Kemudian ada lagi dalil yang disepakati oleh sebagian ulama dan masih dipertentangkan oleh yang lainnya, yaitu: ‘Urf , Istihsan, maslahat mursalah, istishab, qoul Shahabi, syar’u man qablana, dan lain-lain. Seiring perkembangan zaman, muncul pula perkara-perkara anyar dalam lingkup komunitas tertentu yang tidak ditemukan dalil-dalinya baik dalam nushus (qur’an dan sunnah) ataupun Ijma’ dan qiyas.

Setiap mendengar kata ‘tradisi’, biasanya kita membayangkan ritual agama Hindu dan Budha yang dijalankan oleh nenek moyang kita di masa dahulu. Walau pun kadang bayangan kita juga melayang ke acara kegiatan atau upacara di tengah masyarakat yang populer dilakukan, seperti tradisi takbir keliling, maulidan, nuzulul Quran, syukuran, ratiban dan seterusnya. Namun tradisi yang dimaksud Penulis buku ini sebenarnya bukan dua-duanya. Tradisi yang dimaksud adalah sesuatu yang sudah lazim dan terbiasa kita lakukan, sesuatu yang dianggap kepantasan, atau dalam istilah ilmu ushul fiqih disebut dengan al-‘urf.

Kata al-’urf versi Terjemahan Departemen Agama RI diterjemahkan menjadi al-ma’ruf. Namun ketika dikaitkan dengan kata turunannya yaitu alma’ruf, maka kita mendapati tidak kurang dari 19 ayat yang berbeda.

Saat Tradisi Menjadi Dalil– Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Saat Tradisi Menadi Dalil Link Download