0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Qiyas : Sumber Hukum Syariah Keempat – Ahmad Sarwat, Lc., MA

Qiyas : Sumber Hukum Syariah Keempat Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Ushul Fiqih yang menarik dan buku yang banyak di cari. Kata ushul fiqh adalah kata ganda yang terdiri dari kata “ushul” dan kata “fiqh”. Secara etimologi berarti “paham yang mendalam” kata ini muncul sebanyak 20 kali dalam Al-qur’an dengan arti pahan itu.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan padaNya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjukNya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, shahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du.

Sumber-sumber hukum Islam tidak terbatas hanya pada Al-Quran dan Sunnah saja. Meski pun kita sepakat bahwa Al-Quran adalah wahyu dan AsSunnah juga bersumber dari wahyu, namun dalam kenyataannya ketika kita menarik kesimpulan hukum, masih banyak sumber-sumber hukum di luar Al-Qura dan As-Sunnah. Sebenarnya masih ada dua sumber utama lagi, yaitu Ijma’ dan Qiyas.

Dan sebenarnya masih banyak lagi sumber hukum lainnya seperti Al-Mashalih AlMursalah, Al-Istishhab, Saddu Adz-Dzari’ah, Al-‘Urf, Qaul Shahabi atau mazhabu Ash-Shahabah, Amalu Ahlil Madinah, Syar’u Man Qablana, Al-Istihsan, Al- ’Urf dan lainnya. Tetapi yang empat ini yaitu Al-Quran, As-Sunnah, Ijma dan Qiyas adalah sumber hukum yang telah disepakati secara bulat oleh semua ulama dan semua mazhab. Walaupun dalam menerapkannya bisa saja mereka berbeda-beda. Disebut keemaptnya ini sebagai mashadir as-syaria al-muttafaq ‘alaiha.

Mengapa kita bahas Qiyas ini secara khusus?

Karena Qiyas punya beberapa keunikan yang tidak dimiliki oleh tiga sumber yang lain yaitu Qiyas tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Mari kita bandingkan dengan Al-Quran. Meski AlQuran merupakan wahyu yang turun dari langit dan tinggi derajatnya, namun dalam implementasinya, ruang gerak Al-Quran dibatas oleh ruang dan waktu.

▪ Pertama : jumlah ayat Al-Quran tidak bisa bertambah lagi, semenjak Rasulullah SAW wafat meninggalkan kita semua. Hanya berkisar 6.200-an saja, dimana detailnya para ulama berbeda pendapat. ▪ Kedua : Al-Quran hanya turun di seputaran Mekkah dan Madinah saja. Tidak ada ayat AlQuran yang turun di London, Paris, Newyork, Aussy atau Depok Bekasi. Maka dalam menamakan ayat, kita cuma kenal ayat Makkiyah dan Madaniyah saja. Tidak ada ayat Londoniyah, Parisiyah, Depokiyah. Padahal misi dakwah Rasulullah SAW tidak dibatasi oleh batas geografis Jazirah Arabia saja. Dan berlakunya sampai hari kiamat. Sampai hari ini kita

Qiyas : Sumber Hukum Syariah Keempat – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Qiyas : Sumber Hukum Syariah Keempat Link Download