0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Pentingnya Menerapkan Social Distancing di Tengah Pandemic COVID-19

Virus corona menyebar ketika satu orang menghirup tetesan batuk atau bersin yang dihasilkan oleh orang lain yang sudah terinfeksi. Meski demikian, setiap orang yang terinfeksi namun tanpa gejala, tetap dapat menyebarkan virus.

Virus corona pun bisa tetap berada di permukaan benda. Orang lain bisa menyentuhnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata mereka.

Itulah mengapa sangat penting untuk mencoba menghindari menyentuh permukaan benda di ruang publik atau setidaknya mencoba untuk menyekanya dengan desinfektan.

Memburuknya wabah virus Corona mengharuskan pemerintah mengambil sikap. Baru-baru ini, presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menyarankan setiap individu untuk menerapkan social distancing guna menghadapi pandemi COVID-19. Lalu, apa yang dimaksud social distancing?

Apa sih Social Distancing?

Social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Corona dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain. Kini, istilah social distancing sudah diganti dengan physical distancing oleh pemerintah.

Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.

Selain itu, beberapa hal di bawah ini juga dapat dilakukan sebagai bentuk social distancing untuk memperlambat penyebaran virus corona, yaitu :

  • Bekerja di rumah (work from home)
  • Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa
  • Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference
  • Batalkan rencana bepergian ke acara ramai, termasuk pesta pernikahan sekalipun
  • Untuk menjaga silaturahmi, jangan bertemu dengan teman atau saudara di tempat umum, melainkan gunakan teknologi seperti chatting maupun video call.
  • Batasi aktivitas ke luar kota atau ke luar negeri

Tips Melakukan Social Distancing

Mungkin untuk sebagian orang menjaga jarak bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan social distancing yang mungkin bisa anda lakukan :

  • Ikuti arahan dan anjuran dari pemerintah untuk mengikuti protocol kesehatan selama masa pandemic covid-19
  • Jika harus keluar rumah dan melakukan aktivitas seperti belanja obat atau kebutuhan sehari-hari, jaga jarak Anda sekitar 2 meter dengan orang di sekitar
  • Selalu tutup area hidung dan mulut dengan masker ataupun bisa menggunakan bahan yang cukup tebal untuk menghindari percikan virus
  • Coba hindari menggunakan transportasi umum, karena dapat memicu terjadinya penyebaran virus

Pemerintah Indonesia mengimbau agar seluruh warga mengikuti petunjuk di atas dengan ketat dan membatasi tatap muka dengan teman atau keluarga, khususnya jika Anda:

  • Berusia 60 tahun keatas
  • Memiliki penyakit komorbid (penyakit penyerta) seperti diabetes melitus, hipertensi, kanker,asma dan Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) dll
  • Ibu hamil

Social Distancing dan Isolasi Mandiri

Selain social distancing, ada pula istilah lain  yang berkaitan dengan upaya pencegahan infeksi COVID-19, yaitu protokol isolasi mandiri.

Isolasi mandiri  merupakan  protokol yang mewajibkan setiap orang untuk tinggal di dalam rumah atau tempat tinggal masing-masing sambil melakukan upaya pembatasan fisik dengan orang lain.

Pemerintah Indonesia menghimbau setiap orang untuk melakukan isolasi mandiri. Namun, protokol ini wajib diberlakukan pada kelompok tertentu, yaitu:

  • Orang yang memiliki gejala covid-19 seperti demam, batuk, dan sesak napas dan tidak memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, penyakit jantung, dan infeksi HIV
  • Orang yang dicurigai atau sudah terkonfirmasi positif COVID-19
  • Orang yang memiliki riwayat bepergian ke zona merah atau wilayah endemis COVID-19 dalam waktu 2 minggu terakhir
  • Orang yang telah menjalani pemeriksaan rapid test COVID-19

Berikut merupakan  protocol isolasi mandiri yang dapat anda lakukan, diantaranya dengan cara :

  • Tidak berpergian keluar rumah
  • Selalu jaga jarak minima 1 meter, dan hindari berinteraksi ataupun berkumpul dengan orang lain selama melakukan isolasi mandiri
  • Menggunakan alat makan dan alat mandi sendiri (tidak bercampur dengan orang rumah)
  • Selalu pantau kondisi suhu tubuh untuk memastikan apakah anda mengalami gejala covid-19 atau tidak
  • Selau menjaga kesehatan dan memakan makanan yang sehat dan teratur
  • Jaga kebersihan seperti cuci tangan dengan sabun ataupun dengan ati septic untuk menjaga agar anda tidak terpapar virus
  • Segera hubungi dokter ataupun layanan kesehatan terdekat jika anda mengalami gejala penyakit covid-19

Apa Saja yang Harus Disiapkan untuk Melakukan Social Distancing ?

Berikut ada beberapa hal yang harus anda siapkan untuk melakukan social distancing, yaitu :

  • Pastikan anda mempunyai persediaan obat obatan yang nantinya diperlukan
  • Persiapkan stok makanan atau keperluan harian anda selama melakukan social distancing
  • Jika anda termasuk orang yang terbiasa beraktivitas di luar rumah, buatlah rencana kegiatan dan pilihlah waktu berkunjung diluar jam sibuk, hal ini mungkin salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya penularan virus yang ditularkan oleh orang lain.

Memang, bagi sebagian orang, melakukan social distancing atau menjaga jarak sosial bukanlah perkara mudah. Namun jika memungkinkan, berusahalah untuk melakukannya semaksimal mungkin sesuai kemampuan Anda. Ini semua semata-mata demi melindungi anggota keluarga dan orang yang kita cintai dari infeksi virus corona.