0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Model Penulisan Kitab Hadits – Hanif Luthfi, Lc., MA

Model Penulisan Kitab HaditsSobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Hadits yang menarik dan buku yang banyak di cari. Hadits menurut bahasa yaitu sesuatu yang baru, menunjukkan sesuatu yang dekat atau waktu yang singkat. Hadits juga berarti berita yaitu sesuatu yang diberitakan, diperbincangkan, dan dipindahkan dari seorang kepada orang lain.

Hari ini, jika kita ingin mengetahui perkataan atau perbuatan Nabi SAW ,maka dengan mudah kita baca dari kitab-kitab hadits. Tetapi penulisan hadits menjadi sebuah kitab itu ternyata telah menjalani sejarah yang cukup panjang. Meski kita ketahui bahwa sumber utama agama Islam adalah Al-Qur’an dan Hadits, tetapi keberadaan al-Hadits dalam proses kodifikasinya sangat berbeda dengan al-Qur’an yang sejak awal mendapat perhatian secara khusus baik dari Rasulullah SAW maupun para sahabat berkaitan dengan penulisannya . Al-Qur’an telah secara resmi dikodifikasikan sejak masa khalifah Abu Bakar al-Shiddiq yang dilanjutkan dengan Utsman bin Affan yang merupakan waktu yang relatif dekat dengan masa Rasulullah SAW

Sementara itu, perhatian terhadap al-Hadits tidaklah demikian. Upaya kodifikasi al-Hadits secara resmi baru dilakukan pada masa pemerintahan Umar bin Abd al-Aziz khalifah Bani Umayyah yang memerintah tahun 99 – 101 Hijriyah, waktu yang relatif jauh dari masa Rasulullah SAW. Kitab-kitab induk Hadits adalah kitab-kitab yang disusun oleh mukharrij Hadits dengan sanad yang bersambung pada generasi-generasi di atasnya sampai kepada Nabi SAW ,tanpa mengutip dari kitab lain dan biasanya ditulis sebelum abad kelima hijriah.

Kitab-kitab induk ini sangat beragam dan disusun dengan sistematika yang bermacam-macam, mulai muwattha’, musnad, Shahîh, jâmi’, sunan dan lainlain. Pada abad kelima penulisan Hadits telah mencapai batas puncaknya. Kajian terhadap Hadits kemudian beralih kepada usaha untuk mengelaborasi kitab-kitab induk di atas. Seperti men-syarh yang dapat dikatakan menafsirkan dalam kajian al-Qur`an, yaitu menjelaskan maknamakna yang sulit dalam Hadits, menjelaskan pendapat ulamâ’ mengenai kandungan hukum dalam matn atau isi dari Hadits atau menjelaskan kondisi sanad dan kontroversi mengenainya.

Model Penulisan Kitab Hadits – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Model Penulisan Kitab Hadits Link Download