0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Kupas Tuntas Qunut Subuh – Galih Maulana, Lc

Kupas Tuntas Qunut Subuh Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Shalat yang menarik dan buku yang banyak di cari. Pengertian shalat dari bahasa Arab As-sholah, sholat menurut Bahasa / Etimologi berarti Do‟a dan secara terminology/istilah, para ahli fiqh mengartikan secara lahir dan hakiki.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan pada-Nya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjuk- Nya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du,

Qunut subuh sudah akrab di telinga masyarakat muslim Indonesia, hafal bacaannya dan selalu diamalkan setiap harinya, karena mayoritas dari mereka dalam fiqih memang mengikuti mazhab Syafi’i. Namun saat ini, ketika internet mudah diakses oleh siapapun, sebagian orang yang masih awam merasa bingung setelah mendengar dan mendapati adanya pendapat yang mengatakan bahwa qunut subuh itu adalah bid’ah dan dianjurkan untuk ditinggalkan. Tidak salah memang, membawakan fatwa ulama yang mengatakan bahwa qunut subuh itu tidak disyariatkan, tetapi alangkah bijaksananya apabila hal itu tidak diucapkan dalam konteks menyalahkan, karena diantara sikap bijak adalah menghormati pendapat yang sudah diamalkan mayoritas masyarakat suatu tempat, imam Malik mengatakan:“Sesungguhnya keutamaan Ali dan Abdullah bin Mas’ud tidak dapat dipungkiri, tetapi penduduk negeri kami (Madinah) mengambil pendapatnya Zaid bin Tsabit, apabila kamu dalam suatu masyarakat, janganlah memulai dengan apa yang mereka tidak ketahui”.

Maksudnya, ketika penduduk Madinah sudah akrab dengan mazhabnya Zaid bin Tsabit, maka janganlah kamu membawa mazhabnya Abdullah bin Mas’ud yang masih asing di kalangan masyarakat Madinah. Bukan berarti mazhab yang lain salah, namun dalam konteks ilmu fiqih, khususnya dalam masalah- masalah yang masih diperselisihkan, mengedepankan persatuan dan keharmonisan itu diutamakan. Termasuk di dalam masalah-masalah yang masih diperselisihkan itu adalah qunut subuh, disini penulis ingin sedikit menjabarkan tentang qunut subuh dalam perspektif mazhab Syafi’i. Mudah-mudahan tulisan yang singkat ini bisa menambah cakrawala keilmuan kita semua.

Kupas Tuntas Qunut Subuh – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Kupas Tuntas Qunut Subuh Link Download