0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Jinayat dan Qasamah – Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib

Jinayat dan Qasamah – Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib – Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Zakat yang menarik dan buku yang banyak di cari.  Kitab Al-Ghayah Wa At Taqrib adalah kitab fiqih bermadzhabkan Imam Asy Syafi’i yang dikarang oleh Syekh al-Imam Abu Thayib Ahmad bin Husain bin Ahmad al-Ashfahany yang lebih dikenal dengan nama panggilan Al Qhadi Abi Syuja’ dan kunyah Abu Thayyib. Kitab Al-Ghayah Wa At Taqrib memiliki 2 macam sebutan, yakni bernama Al-Ghayah Wa At Taqrib dan Ghayatul Ikhtisar. Syarh (penjelasan) dari Kitab Al-Ghayah Wa At Taqrib disebut dengan kitab Fathul Qarib Mujib dan Syarh dari kitab Ghayatul Ikhtisar adalah kitab Al Qaulul Mukhtar.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah swt yang mengajarkan manusia ilmu pengetahuan, dan tidaklah manusia berpengetahuan kecuali atas apa yang sudah diajarkan oleh Allah swt. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada nabi besar Muhammad saw, sebagai pembawa syariat, mengajarkan munusia ilmu syariat hingga akhirnya ilmu itu sampai kepada kita semua.

Tindak pidana pembunuhan atau dikenal dengan sebutan al-jinayah ‘ala an-nafs al-insaniyyyah di dalam fiqh merupakan salah satu tindak pidana yang marak terjadi. Pembunuhan adalah “perbuatan menghilangkan nyawa seseorang”1 Menurut Wahbah AlZuhaili Pembunuhan adalah “perbuatan menghilangkan nyawa seseorang oleh orang lain yang menyebabkan tidak berfungisnya semua organ vital seseorang dan berpisahnya antara jasad dan roh. Pembuktian sangat penting untuk mengetahui benar atau tidaknya terdakwa melakukan tindak pidana yang didakwakan.

Dalam Hukum Pidana Islam, terdapat empat bentuk pembuktian tindak pidana pembunuhan yaitu: pengakuan (iqrar), persaksian (syahadah), bukti atau indikator, sumpah (al-qasamah). Dari emapt macam pembuktian tersebut yang menarik untuk dikaji adalah pembuktian Al qasamah, dapat dideskripsikan sebagai pembuktian pada tindak pidana pembunuhan yang tidak diketahui pembunuhnya. Interpretasi seperti ini kemudian digunakan untuk proses pengambilan sumpah terhadap sebuah kelompok yang dicurigai melakukan pembunuhan atau karena adanya pembunuh di dalam kelompok tersebut.

Qasamah adalah sumpah atas kasus pembunuhan. Misalnya, ada orang tewas di suatu tempat yang tidak diketahui siapa pembunuhnya. Juga tidak ada saksi dan bukti. Lalu orang tua korban menuduh seseorang atau sekelompok orang sebagai pelaku pembunuhan. Ada kemungkinan tuduhan itu benar (ini disebut laus). Lalu si penuduh bersumpah atas tuduhannnya. Sumpah ini kemudian menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara.

Jinayat dan Qasamah – Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Jinayat dan Qasamah – Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib Link Download