0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Jika Dhaif Suatu Hadits, Lantas Apa? – Hanif Luthfi, Lc., MA

Jika Dhaif Suatu Hadits, Lantas Apa? Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Hadits yang menarik dan buku yang banyak di cari. Hadits menurut bahasa yaitu sesuatu yang baru, menunjukkan sesuatu yang dekat atau waktu yang singkat. Hadits juga berarti berita yaitu sesuatu yang diberitakan, diperbincangkan, dan dipindahkan dari seorang kepada orang lain.

Jika disuruh memilih antara sehat dan sakit, pasti sehat yang dipilih. Jika diminta memilih antara baik dan buruk, pasti memilih yang baik. Itulah fithrah manusia. Begitu juga jika disuruh memilih antara hadits shahih dan hadits dhaif, pasti yang dipilih adalah hadits shahih. Hampir semua umat islam ingin menjalankan agamanya dengan benar, didasari dari dalil yang kuat dari al-Qur’an dan Hadits yang shahih. Hadits yang shahih memang menjadi salah satu modal dalam penetapan suatu hukum Islam.

Para ulama ahli hadits telah berusaha menjaga agama ini agar agama Islam tetap orisinal, yaitu dengan memilih mana hadits yang memang berasal dari Nabi, dan membuang hadits yang disinyalir maudhu’/ palsu bukan dari Rasul. Semangat memurnikan ajaran islam tentu sangatlah baik, terlebih ketika umat islam sudah begitu jauh dari zaman kenabian. Tetapi kadang semangat itu tidak dibarengi dengan keilmuan yang mumpuni. Semagat pemurnian itu ibarat anti virus komputer.

Anti virus yang baik adalah anti virus yang bisa membedakan mana itu virus beneran dan membahayakan komputer, mana yang sepertinya virus padahal bukan. Sekarang ini, hadits dhaif sepertinya tidak hanya menjadi konsumsi mujtahid saja. Banyak kita dengar perkataan disekeliling kita, “Bukankah itu haditsnya dhaif?”. Kita sebenarnya cukup gembira, karena umat islam sudah tidak lagi hanya taklid, tetapi sudah ada usaha untuk menjadi muttabi’; meminjam istilah kalangan yang membedakan antara muqallid dan muttabi’.

Sayangnya, ada beberapa hal penting yang kurang dipahami terkait hadits dhaif ini. Seolah jika suatu hadits sudah dhaif, maka langsung dibuang saja. Tak ada gunanya hadits dhaif ini. Jika ada yang shahih, kenapa pakai yang dhaif. Begitulah kira-kira keinginan instan dari para awam agama masa kini. Padahal proses sampai menjadi penilaian hadits menjadi dhaif itu tidaklah sederhana. Penetapan hadits menjadi dhaif dan tidak juga bukan hal yang selalu disepakati ulama.

Jika Dhaif Suatu Hadits, Lantas Apa? – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Jika Dhaif Suatu Hadits, Lantas Apa? Link Download