0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Jihad- Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib

Jihad- Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib – Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Zakat yang menarik dan buku yang banyak di cari.  Kitab Al-Ghayah Wa At Taqrib adalah kitab fiqih bermadzhabkan Imam Asy Syafi’i yang dikarang oleh Syekh al-Imam Abu Thayib Ahmad bin Husain bin Ahmad al-Ashfahany yang lebih dikenal dengan nama panggilan Al Qhadi Abi Syuja’ dan kunyah Abu Thayyib. Kitab Al-Ghayah Wa At Taqrib memiliki 2 macam sebutan, yakni bernama Al-Ghayah Wa At Taqrib dan Ghayatul Ikhtisar. Syarh (penjelasan) dari Kitab Al-Ghayah Wa At Taqrib disebut dengan kitab Fathul Qarib Mujib dan Syarh dari kitab Ghayatul Ikhtisar adalah kitab Al Qaulul Mukhtar.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah swt yang mengajarkan manusia ilmu pengetahuan, dan tidaklah manusia berpengetahuan kecuali atas apa yang sudah diajarkan oleh Allah swt. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada nabi besar Muhammad saw, sebagai pembawa syariat, mengajarkan munusia ilmu syariat hingga akhirnya ilmu itu sampai kepada kita semua.

Jihad dapat dimaknai sebagai “qital” atau “perang”, jihad juga dapat dimaknai untuk seluruh perbuatan yang memperjuangkan kebaikan. Jihad dilakukan sesuai dengan keadaannya. Jika keadaannya menuntut seorang muslim berperang karena kaum muslim mendapat serangan musuh, maka jhad seperti itu wajib. Namun jika dalam keadaan damai, maka medan jihad sangat luas, yaitu pada semua usaha untuk mewujudkan kebaikan seperti dakwah, pendidikan, ekonomi, dan lain-lain. Sangat tidak tepat, selalu memaknai jihad dengan “qital” atau “perang”, apalagi menggelorakan jihad dalam makna ini dalam keadaan damai.

Jihad berasal dari kata Al Jahd dengan difathahkan huruf jimnya yang bermakna kelelahan dan kesusahan atau dari Al Juhd dengan didhommahkan huruf jimnya yang bermakna kemampuan. Kalimat bermakna mengeluarkan kemampuannya. Sehingga orang yang berjihad dijalan Allah adalah orang yang mencapai kelelahan karena Allah dan meninggikan kalimatNya yang menjadikannya sebagai cara dan jalan menuju surga. Di balik jihad memerangi jiwa dan jihad dengan pedang, ada jihad hati yaitu jihad melawan syetan dan mencegah jiwa dari hawa nafsu dan syahwat yang diharamkan. Juga ada jihad dengan tangan dan lisan berupa amar ma’ruf nahi mungkar.

Ibnu Taimiyah menyatakan, “Tidak diragukan lagi bahwa jihad melawan orang yang menyelisihi para rasul  dan mengarahkan pedang syariat kepada mereka serta melaksanakan kewajiban-kewajiban disebabkan pernyataan mereka untuk menolong para nabi dan rasul, dan untuk menjadi pelajaran berharga bagi yang mengambilnya sehingga dengan demikian orang-orang yang menyimpang menjadi kapok, termasuk amalan yang paling utama yang Allah perintahkan kepada kita untuk menjadikannya ibadah mendekatkan diri kepadaNya”.

Jihad- Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Jihad- Terjemah Matan al-Ghayah wa at-Taqrib Link Download