0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Jadi Orang Malas? Kamu Harus Bangga! Ini Manfaat dari Malas

Bagibuku.or.id– Mereka yang tidak beraktivitas diluar rumah, atau bahkan kerjaannya cuma tidur, nonton, makan. Sering sekali disbanding-bandingkan dengan orang lain yang bisa beraktivitas diluar, bertemu teman, atau mereka yang berolahraga pagi.

Namun jika kamu tergolong orang malas, nampaknya malas juga ada manfaatnya. Kurangnya motivasi yang kamu alami justru bisa menguntungkan. Ketika kamu untuk berkhayal atau beristirahat ternyata bisa meningkatkan produktivitas, dan kebaikan kesehatan kamu.

 Nah jadi apa saja sih manfaat dari malas yang jarang diketahui orang?

5 Kelebihan Menjadi Orang Malas

Jarang Mengalami Burnout

Meskipun kamu merasa bahwa kamu malas melakukan apapun, sebenarnya kamu hanya butuh waktu untuk istirahat. Memang ada orang-orang yang tidak siap untuk bekerja keras dalam setiap waktu, mau itu di tempat kerja, organisasi, atau hubungan-hubungan interpersonal lainnya.  

Banyaknya tugas yang harus kamu kerjakan, terkadang sudah membuat kamu lelah, sebelum memulainya. Maka dari itu kamu meluangkan waktu untuk beristirahat, dan memberi izin kepada diri sendiri untuk bermalas-malasan. Dengan begitu kamu akan hemat energy dan memforsir fokus diri. Menurut kamu itu merupakan hal yang perlu dilakukan, karena nantinya kamu akan kembali bekerja dengan semangat. Karena jika kamu memaksakan diri, kamu bisa mengalami burnout atau kelelahan kerja parah yang berdampak serius.

Karena ketika kamu terlalu tegang atau penuh tekanan, kamu bisa mengalami kelelahan kronis, insomnia, dan kurangnya nafsu makan. Berbahaya kan!

Istirahat yang cukup

Selain dapat mencegah Burnout, orang yang malas juga terbukti bahwa mereka memiliki istirahat yang cukup. Manfaat istirahat sangatlah besar. Mereka yang beristirahat dengan cukup dapat menurunkan hormone stress, jarang sakit, bahkan memiliki ingatan yang kuat, serta akan awet muda. Manfaat inilah yang justru dapat meningkatkan produktivitas kesehatan dalam jangka yang panjang.

Hal ini tentu akan berbeda dengan mereka yang bekerja keras, tanpa mengenal istirahat. Kurangnya tidur akan membuat badan selalu merasa lelah dan cape. Sehingga berpengaruh dalam beraktivitas sehari-hari. Selain itu, kurang tidur juga akan mengganggu kesehatan fisik, dan menimbulkan masalah-masalah seperti punya penyakit jantung, sistem kekebalan tubuh yang melemah, depresi dan gelisah. Jadi, jangan hiraukan mereka yang melabeli kamu sebagai pemalas saat kamu lebih milih beristirahat yang cukup.

Memiliki Fokus Rencana Jangka Panjang Lebih Kuat

Ketika kamu sedang bersantai dan memikirkan masa depan, tanpa paksaan. Maka pikiran kamu akan lebih luas dan berimajinasi serta berkeliaran kemana-mana. Kamu memikirkan apa yang akan dilakukan nanti dengan perenacanan dalam waktu yang panjang. Hal ini akan lebih efektif, dibandingkan kamu melakukan semuanya secara mendadak tanpa perencanaan apapun.

Ini adalah hasil dari penelitian yang diterbitkan di jurnal Consciousness and Cognition. Karenanya, bila kamu memberikan diri waktu istirahat maka bisa berujung pada perencanaan gol yang lebih baik.

Memiliki Efisiensi Lebih Tinggi

Kiarena kamu berpikir bahwa kamu harus mengerjakan tugas atau pekerjaan secepat mungkin agar kamu dapat beristirahat. Maka sebagai seorang yang malas akan berfikir cara tercepat untuk melakukan tugas tersebut. maka otak kamu berusaha keras untuk memaksimalkan efisiensi waktu.

Bagi mereka yang punya rasa takut jika harus mengerjakan ulang pekerjaannya, maka mereka akan memastikan apa yang mereka kerjakan itu benar dan tidak buru-buru agar tidak ada kesalahan yang fatal. karena hal ini, maka waktu mereka akan lebih efisien, disbanding dengan mereka yang mengerjakannya secara buru-buru.

Memiliki Kecerdasan Emosional yang lebih

Menurut studi University of Oklahoma, menonton tayangan drama (semisal Lost, The West Wing, dan Mad Men) mampu meningkatkan kemampuan mendeteksi orang lain. Menonton dan mengamati emosi karakter-karakter televisi ini sepanjang waktu bisa membuatmu lebih mudah berempati.

Jadi untuk kamu yang malas ngapa-ngapain tapi malah nonton film, ternyata kamu bisa lebih memahami perasaan orang lain lewat apa yang kamu lihat.