0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Hukum-hukum Terkait Ibadah Shalat Jumat – Ahmad Sarwat, Lc., MA

Hukum-hukum Terkait Ibadah Shalat JumatSobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Shalat yang menarik dan buku yang banyak di cari. Pengertian shalat dari bahasa Arab As-sholah, sholat menurut Bahasa / Etimologi berarti Do‟a dan secara terminology/istilah, para ahli fiqh mengartikan secara lahir dan hakiki.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan pada-Nya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjuk- Nya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du,

Ada sedikit perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang kapan pertama kali shalat Jumat ini disyariatkan. Sebagian mengatakan bahwa turun perintahnya di masa Madinah, namun sebagian lainnya mengatakan turun perintahnya di masa Mekkah.

1. Turun Wahyu Di Madinah

Pendapat pertama mengatakan bahwa pertama kali disyariatkan shalat Jumat adalah di Madinah Al Munawarah, ketika Rasulullah SAW sudah tiba disana. Saat itu turunlah ayat kesembilan dari surat Al-Jumuah. Namun shalat Jumat pertama kali dalam sejarah tidak dilakukan di Masjid Nabawi, melainkan di dalam masjid Kabilah Bani Salim bin Auf, yang terletak di tengah-tengah lembah tempat tinggal kaum itu. Menurut pendapat pertama ini, tempat kejadiannya adalah ketika Rasulullah SAW melewati kabilah itu dalam perjalanan beliau menjelang sampai ke tengah kota Madinah, namun saat itu belum sampai mendirikan masjid An-Nabawi.

2. Turun Wahyu di Masa Mekkah

Versi kedua menyebutkan bahwa turunnya perintah untuk mengerjakan shalat Jumat ini bukan pada saat Rasullah SAW di Madinah. Justru turunnya ketika beliau SAW masih di Mekkah, namun sebagian dari para shahabat sudah ada yang mulai berhijrah ke Madinah dan mulai membangun masyarakat Islam disana. Lantas Rasulullah SAW memerintahkan para shahabat di Madinah untuk mulai mengerjakan shalat Jumat, yang saat itu dipimpin pertama kali oleh As’ad bin Zurarah radhiyallahuanhu. Saat itulah disebut-sebut sebagai pertama kali diselenggarakan shalat Jumat dalam masa kenabian Muhammad SAW, justru tanpa kehadiran beliau SAW.

Rasulullah SAW sendiri saat itu masih di Mekkah, dan keadaan beliau saat itu di Mekkah tidak dimungkinkan untuk mengerjakan shalat Jumat dengan para shahabat. Alasannya menurut sebagian ulama, seperti yang dituliskan oleh As-Sayyid Al-Bakri dalam Fathul Mu’in, adalah karena jumlah umat Islam yang tersisa di Mekkah saat kurang dari 40 orang, sehingga kewajiban shalat Jumat menjadi gugur. Alasan lain menurut sebagian ulama yang lain adalah karena kota Mekkah saat itu belum terhitung sebagai negeri Islam, sehingga kewajiban untuk mengerjakan shalat Jumat tidak berlaku.

Hukum-hukum Terkait Ibadah Shalat Jumat – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Hukum-hukum Terkait Ibadah Shalat Jumat Link Download