0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Gender dalam Perspektif Al-Quran

Pengertian Gender

Mungkin oleh sebagian orang gender sering disamakan dengan seks, namun sebenarnya pengertian gender berbeda dengan jenis kelamin atau seks. Gender merupakan suatu perbedaan peran antara laki laki dan perempuan yang di konstruksi oleh budaya masyarakat dan sifatnya dinamis (bisa berubah). Pembedaan tersebut adalah pembedaan dalam hal peran, perilaku, mentalitas dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan, serta peran sosial yang bisa dipertukarkan. Sedangkan seks merupakan jenis kelamin yang tidak bisa dirubah (biologis/kodrati).

Perempuan Pada Masa Jahiliyah

  • Perempuan Tidak Dianggap Manusia

Pada masa jahiliyah perempuan perempuan pada masa itu tidak dianggap manusia, derajat dan kedudukan mereka dianggap rendah dan tidak ada apa apanya dibandingkan dengan laki laki.

  • Melahirkan Bayi Perempuan dianggap Hina

Adapun tradisi mengubur anak perempuan secara hidup hidup merupakan adat kebiasaan yang dilakukan pada masa itu, perempuan yang melahirkan bayi perempuan dianggap hina dan perempuan dianggap sebagai pembawa aib.

  • Dipoligami Tanpa Batas

Pada zaman itu  laki-laki semaunya  menikahi perempuan  manapun yang mereka sukai. Dan yang paling  memprihatinkan terdapat dibeberapa suku (kabilah) ibu tiri menikah dengan anak tirinya dan saudara kandung menikah dengan sesama saudaranya.

  • Dijadikan Hadiah dan Tidak Memiliki Peran Sosial

Pada masa jahiliyah perempuan tidak ada harganya di mata masyarakat, mereka dianggap sebagai seperti barang yang bisa diperjual belikan. Mereka juga tidak diberikan peran sosial, dan termarginalkan.

Kesetaraan Gender Menurut Al Quran

  • Laki Laki dan Perempuan sama dihadapan Allah SWT

Hal ini terdapat pada surat Al-Hujurat : 13, yang Artinya :

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat: 13)

  • Laki Laki dan Perempuan Sama Sama Hamba Allah
  • Laki Laki dan Perempuan Sama Sama Menjadi Khalifah Fil Ard

Hadiah Dari Allah Untuk Perempuan

  • Perempuan Mendapatkan Warisan

Hal ini terdapat dalam surat An-Nisa : 11,  yang Artinya :

“Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bagahian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapa, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapanya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar hutangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” (QS. An-Nisa : 11)

  • Perempuan Diapresiasi didalam Al- Quran

Hal ini tedapat dalam surat Al-Ahzab : 35,  yang Artinya :

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS. Al-Ahzab : 35)

  • Tahapan Sebelum Memukul Perempuan

Hal ini terdapat dalam Surat An-Nisa : 34, yang Artinya :

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), ank arena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” (QS. An-Nisa : 34)

  • Poligami Dibatasi, Akan Tetapi Lebih Baik Monogami

Hal ini terdapat dalam Surat An-Nisa : 3, yang Artinya :

“Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya” (QS. An-Nisa : 3)