0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Fiqih Safar – Ahmad Sarwat, Lc., MA

Fiqih Safar Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Shalat yang menarik dan buku yang banyak di cari. Pengertian shalat dari bahasa Arab As-sholah, sholat menurut Bahasa / Etimologi berarti Do‟a dan secara terminology/istilah, para ahli fiqh mengartikan secara lahir dan hakiki.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan pada-Nya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjuk- Nya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du,

Buku kecil ini seakan melengkapi apa yang pernah Penulis susun sebelumnya terkait dengan ketentuan shalat Jama’ dan Qashar. Memang dari sisi konten tidak terhindari adanya irisan kecil dengan buku sebelumnya, namun di buku ini Penulis mengkhususnya pembahasan sebatas fiqih safarnya saja. Sedangkan teknis shalat jama’ dan qashar tidak Penulis muat, karena sudah selesai dibahas panjang lebar di buku sebelumnya. Di buku ini pembaca yang budiman akan Penulis ajak untuk membahas lebih detail tentang batasan seseorang bisa mendapatkan status sebagai musafir., yaitu terkait dengan keluarnya dia dari wilayah tempat tinggalnya dengan disertai niat di dalam hati untuk melakukan perjalanan sejauh sekian kilometer jauhnya.

Tanpa dua syarat ini, maka status seseorang tidak pernah bisa menjadi musafir yang mendapatkan rukhshah atau keringanan secara syar’i. Batasan wilayah tempat tinggal atau yang diistilahkan dengan wathan memang mendapat porsi yang lebih luas. Sebab kata wathan tidak lagi bisa diterjemahkan sebagai negara. Karena negara Indonesia sangat luas bentangan wilayahnya. Kalau diterjemahkan menjadi negara Indonesia, maka tidak ada seorang pun yang menjadi musafir kecuali dia ke luar negeri. Selain itu juga di buku ini pembaca Penulis akan untuk meneliti lebih lanjut dan lebih dalam tentang jarak minimal untuk safar secara syar’i, dengan disertai contoh-contoh pembanding di masa Rasulullah SAW dan juga di masa sekarang ini.

Fiqih Safar – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Fiqih Safar Link Download