0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Cara Agar Tetap Konsentrasi Ketika Belajar

Bagibuku.or.id– Pernah gak sih ketika kamu belajar, tiba tiba malah mikirin hal lain? Yang awalnya udah niat nih mau fokus belajar, tapi malah jadi nyantai. Sampe akhirnya lupa waktu dan kamu ngga jadi belajar. Jadi sayang kan waktunya terbuang sia-sia gitu.

Ternyata hal ini ada penyebabnya lho! Kamu harus mengetahuinya, supaya kamu bisa tetap konsentrasi dan menggunakan waktumu sebaik mungkin.

Gejala kesulitan berkonsentrasi

Supriyo mengungkapkan bahwa ada beberapa gejala yang nampak jika kamu kesulitan dalam berkonsentrsi. Gejala itu diataranya:

  1. Pada umumnya kamu lebih suka kongkow-kongkow nonton di luar kegiatan belajar, tetapi kalau belajar sebentar sudah merasa tidak tahan
  2. Mudah kena rangsangan lingkungannya (seperti: suara radio, tv, gadget, gangguan teman, adik atau kakak)
  3. Kadangkala selalu mondar-mandir kesana kemari untuk mencari perlengkapan belajar
  4. Selesai belajar tidak tahu apa yang baru saja dipelajari

Penyebab terganggunya konsentrasi

Hambatan konsentrasi pada umumnya terjadi karena perhatian bercabang, terjadi pertentangan antara keinginan belajar dengan dorongan untuk melakukan pekerjaan yang lain. Dengan menekan semua keinginan yang tidak berhubungan dengan belajar, seseorang bisa berkonsentrasi dengan optimal.

Kemampuan konsentrasi ini dapat ditingkatkan dengan niat mengerjakan, mempersiapkan suasana, bahan dan semua perlengkapan yang diperlukan lebih dahulu. Apabila hal ini dibiasakan, maka begitu duduk akan segera dapat langsung konsentrasi pada kegiatan belajar saja. Faktor-faktor penyebab gangguan konsentrasi adalah

1. Lemahnya minat dan motivasi pada pelajaran

Motivasi kuat yang timbul dalam diri kamu sendiri, sehingga dapat hal itu dapat mendorong kamu untuk belajar.

2. Timbulnya perasaan negatif, seperti gelisah, tertekan, marah, khawatir, takut, benci, dan dendam.

Perasaan ini ditimbulkan oleh adanya konflik dengan pihak laina atau rasa khawatir karena suatu hal, sehingga menyita sebagian besar perhatian siswa.

3. Suasana lingkungan belajar yang berisik dan berantakan

Suara hiruk pikuk kendaraan, suara orang yang sedang bertengkar dan lain-lain dapat mempengaruhi perhatian dan kemampuan seseorang untuk konsentrasi belajar.

4. Gangguan kesehatan jasmani.

Bila kamu merasa tidak enak badan, jangan dipaksakan untuk terus belajar. Sebab hal itu bisa membuat kamu tidak fokus dengan apa yang kamu pelajari.

5. Bersifat pasif dalam belajar.

Ketika belajar, kamu tidak aktif atau tidak mau bertanya jika ada yang tidak dimengerti. Selain menjadi penyebab kesulitan belajar, hal ini juga akan berpengaruh terhadap prestasi dan pemahaman terhadap suatu materi.

6. Tidak memiliki kecakapan dalam cara-cara belajar yang baik.

Kreativitas juga dibutuhkan untuk mencari tahu metode belajar yang efektif untuk kamu. Kamu harus memiliki kecakapan dan cara sendiri dalam belajar. Agar belajar tetap menyenangkan dan kamu tidak akan merasa bosan.

lihat juga: https://bagibuku.or.id/8-tips-untuk-meningkatkan-daya-pikir-anda/

Cara Mengatasi Gangguan Konsentrasi Belajar

Untuk mengembangkan kemampuan konsentrasi belajar, maka dibutuhkan antara lain:

1. Kesiapan belajar (ready learning)

Sebelum melakukan aktivitas belajar, sebaiknya kamu harus dalam kondisi fresh untuk belajar. Untuk siap melakukan aktivitas belajar ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu kondisi fisik dan psikis.

2. Lingkungan belajar harus kondusif

Belajar membutuhkan lingkungan yang kondusif untuk memperoleh hasil belajar secara optimal. 

3. Menanamkan minat dan motivasi belajar dengan cara mengembangkan “imajinasi berpikir” dan “aktif bertanya”

Untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar, maka perlu diketahui apa yang dipelajari, untuk apa mempelajari, apa hubungan materi pelajaran tersebut dengan kehidupan sehari-hari, dan bagaimana cara mempelajarinya. Dengan mengetahui keempat hal tersebut, maka kamu akan terangsang belajar secara terarah atau lebih terfokus pada materi pelajaran.

4. Cara belajar yang baik

Untuk memudahkan konsentrasi belajar, dibutuhkan panduan untuk pengaktifan cara berpikir, penyeleksian fokus masalah, dan pengarahan rasa ingin tahu.

5. Belajar aktif

Dengan mengembangkan pola belajar aktif, maka konsentrasi belajar akan tumbuh di dalam proses pembelajaran.