0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Buku 10 Perbedaan Antara Zakat Maal dan Zakat Fithr – Isnan Ansory, Lc. M.Ag

Buku 10 Perbedaan Antara Zakat Maal dan Zakat Fithr – Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Zakat yang menarik dan buku yang banyak di cari. Zakat adalah sejumlah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Muslim untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerima, seperti fakir miskin dan semacamnya, sesuai dengan yang ditetapkan oleh syariah. Zakat termasuk rukun Islam ke-4 dan menjadi salah satu unsur paling penting dalam menegakkan syariat Islam.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah swt yang mengajarkan manusia ilmu pengetahuan, dan tidaklah manusia berpengetahuan kecuali atas apa yang sudah diajarkan oleh Allah swt. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada nabi besar Muhammad saw, sebagai pembawa syariat, mengajarkan munusia ilmu syariat hingga akhirnya ilmu itu sampai kepada kita semua.

Jika diamati, terdapat sebuah kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat muslim terkait kewajiban penunaian zakat yang banyak disebutkan dalam al-Qur’an serta sering disandingkan dengan kewajiban menunaikan shalat lima waktu. Di antara kaum muslimin ada yang memahami bahwa zakat yang dimaksudkan dalam rukun Islam yang lima adalah semata zakat fithri. Meskipun di antara mereka ada yang memiliki harta yang berlimpah; berhektar-hektar kebun yang penghasilan rutinnya bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta rupiah, atau mereka yang memiliki usaha produktif yang omsetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Namun karena terdapat kekliruan dalam memahami hakikat zakat – yang pada masa khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq orang-orang yang menolak membayarkannya diperangi oleh beliau, mereka merasa cukup hanya dengan membayar zakat fithri yang hanya 2,5 kg beras setiap tahunnya. Dan hal itu diyakini sebagai satu-satunya kewajiban zakat yang diwajibkan dalam agama atas mereka. Padahal kewajiban seorang muslim yang mampu terkait dengan mengeluarkan zakat mencakup dua jenis zakat, yaitu zakat maal dan zakat fitrah. Di sisi lain, tidak sedikit pula umat Islam yang meyakini bahwa kewajiban penunaian zakat maal hanya berlaku pada bulan Ramadhan.

Padahal zakat yang diwajibkan pada bulan Ramadhan, terbatas hanya pada zakat fithri atau kewajiban zakat yang memang jatuh tempo (haul) penunaiannya di bulan Ramadhan. Sedangkan untuk zakat maal jenis lainnya, bisa saja jadwal jatuh tempo penunaiannya terjadi bulan-bulan lainnya. Dan akhirnya, karena kekeliruan pemahaman inilah, tidak sedikit umat Islam yang jatuh pada kekeliruan dalam waktu penunaian zakat maal. Padahal para ulama sepakat ahwa menunda-nunda penunaian zakat maal hingga melewati jadwal jatuh temponya adalah terlarang.

Buku 10 Perbedaan Antara Zakat Maal dan Zakat Fithr – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

10 Perbedaan Antara Zakat Maal dan Zakat Fithr Link Download