0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Antara Fiqih dan Syariah – Sutomo Abu Nashr, Lc.

Antara Fiqih dan Syariah Sobat BagiBuku, pada kesempatan ini kami akan memberikan buku-buku Ushul Fiqih yang menarik dan buku yang banyak di cari. Kata ushul fiqh adalah kata ganda yang terdiri dari kata “ushul” dan kata “fiqh”. Secara etimologi berarti “paham yang mendalam” kata ini muncul sebanyak 20 kali dalam Al-qur’an dengan arti pahan itu.

Segala puji benar-benar hanya bagi Allah. Kita memuji-Nya. Memohon-mohon pertolongan padaNya. Meminta petunjuk-Nya. Mengharapkan ampunan-Nya. Kita berlindung dengan-Nya dari segala keburukan diri kita dan dari kemaksiatan amal-amal kita. Siapa yang mendapatkan petunjukNya, tidak akan ada yang menyesatkannya. Siapa yang disesatkan-Nya, tidak akan ada yang mampu menunjukinya. Semoga shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepada sang penyampai syariat, nabi besar Muhammad. Begitu juga kepada para keluarga, shahabat dan para pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Wa ba’du.

Antara Fiqih dan Syariah. Demikianlah buku kecil ini diberi judul. Untuk mereka yang sama sekali belum pernah mengenal fiqih dan syariah, semoga buku ini memiliki fungsi pengenalan. Dan bagi mereka yang sudah sedikit mengenal, maka buku ini cukup untuk membuka pandangan yang lebih luas dan lebih dari sekedar yang pernah diketahui. Tapi yang lebih penting dari itu adalah bahwa buku ini ingin sekali menunjukkan kepada para pembaca yang budiman tentang betapa mendesaknya kita untuk membedakan dan kemudian memetakan antara fiqih dan syariah.

Begitu juga betapa urgennya mengetahui bahwa cara menyikapi dua terminologi, dua objek dan dua wilayah tersebut sama sekali tidak boleh disamakan. Dan konsekuensi dari penyamaan sikap terhadap dua hal tersebut adalah fenomena yang tak jarang kita benar-benar menyaksikan langsung dengan mata kita, atau kita simak dan baca di berbagai media. Yaitu keyakinan sebagian orang tentang pastibenarnya sebuah fatwa, pandangan fiqih atau madzhab yang dikeluarkan oleh seorang ulama. Keyakinan bahwa fatwa tersebut tidak lain adalah Al Qur’an dan Sunnah itu sendiri. Keyakinan bahwa fatwa tersebut adalah Islam, yang pengingkaran dan ketidaktaatan terhadap itu semua (walaupun mengikuti fatwa dan pandangan fiqih yang lain), diyakini sebagai bentuk kemaksiatan hingga kekufuran.

Keyakinan yang keliru diatas sebenarnya masih jauh lebih masuk akal bila dibandingkan dengan keyakinan pasti-benarnya sebuah fatwa politik yang dikeluarkan oleh mereka yang disebut-sebut sebagai kyai, rekomendasi ulama, ijtima ulama, dan lain sebagainya tentang pilihan kepala daerah hingga presiden. Betapa banyak yang menganggap bahwa ketidaktaatan terhadap fatwa tersebut merupakan pengingkaran terhadap ulama dan kemaksiatan dalam Islam.

Antara Fiqih dan Syariah – Untuk sobat BagiBuku dimana saja berada yang ingin memiliki buku ini dalam bentuk file pdf bisa di download dengan mudah dan cepat melalui link yang sudah kami berikan.

Antara Fiqih dan Syariah Link Download